Duyung(Dugong Dugon)

“DUYUNG (DUGONG DUGON)”


“Duyung”,jika kita mendengar kata itu pasti yg terlintas di benak kita adalah seorang wanita dengan rambut coklat ikal ,bertubuh putih dan sexi,dan berwajah cantik.Namun ternyata itu semua jauh beda dari perkiraan kita, jadi duyung ini adalah seekor binatang mamalia.Walaupun binatang ini terksan jauh dari cantik,tapi cukup lucu untuk ukuran mamalia.Seperti mamalia lain,dugong mempunyai suhu yang tetap,bernafas dengan paru2,dan menyusui anak2nya.Mempunyai mata dan kuping yang kecil sehingga itu membuat penglihatan dan pendengarannya kurang tajam.

Dugong ini mempunyai ekor yang mirip dengan sirip ekor ikan paus,tidak memiliki paruh seperti ikan lumba-lumba,serta mempunyai bentuk kepala yang unik,bentuk mulutnya bundar sehingga itu membuat Dugong mudah untuk mencari makan dengan cara menyapu permukaan laut.Kata Dugong berasal dari bahasa melayu,selain itu dugong termasuk dalam ordo sirenia,family dari dugongidae dan genus Dugong.Selain lucu Dugong juga memiliki badan yang cukup besar seperti kapal selam dengan panjang badan Duyung dewasa sekitar 2,5-3 meter dengan berat 225-450 kg.Dugong memiliki kulit abu-abu agak kebiruan serta kulitnya itu tebal sekitar 1 inchi atau keras dan licin.

Dugong hidup di perairan air laut yang tenang dan dangkal,berkedalaman 20meter,dan banyak ditumbuhi oleh lamun.Lamun ini adalah makanan yan banyak di konsumsi,namun ia juga memakan tumbuhan laut lainnya sepreti rumput laut.Seperti singa laut dan mamalia lain,Dugong juga suka berkelompok antara 5-10 ekor yang terdiri dari induk betina,jantan dan anaknya…terutama kalau di musim kawin.Tapi adakalanya Dugong suka menyendiri,Duyunng memiliki sifat monogamy dan berkembang biak sangat lambat,biasanya beranak selama 2 tahun sexali dimana setiap beranak hanya satu ekor saja dan jarang kembar dua.


Populasi Dugong di Indonesia sudah banyak menurun,seperti pada tahun 1970an yang berjumlah 10.000,namun pada tahun 1994 populasinya makin menurun drastis yaitu sekitar 1.000 ekor.Penurunan populasi ini diperkirakan karena banyaknya perburuan Dugong yang oleh manusia secara berlebihan untuk mendapatkan daging,2 pasang taringnya dan bagian-bagian lainnya.Disamping itu adanya pencemaran laut dan pengembangan usaha di pesisir dan daerah litoral dimana sumber makanan Dugong berada.Sementara itu perkembangbiakan yang lambat dan jumlah kelahiran yang terbatas,makin menambah adanya populasi family Dugong makin menurun.

Selain itu populasi Dugong banyak ditemukan di Australia,Teluk Persia,beberapa bagian laut merah,bagian pantai utara dan selatan Afrika Timur,srilangka,Indonesia dan kepulauan pasifik.Di Indonesia Dugong dapat ditemukan di perairan Sumatra (kepulauan riau,Bangka dan Belitung)”,perairanjawa(Taman Nasional Ujung Kulon,Cilegon,labuhan,Cilacap,segara anakan dan bagian timur blambangan dan masih banyak perairan-perairan laut indonesia lainnya.Bahkan baru-baru ini di salah satu surat kabar Indonesia menyebutkan bahwa telah di temukan belasan ikan Duyung(Dugong Dugon) hidup di perairan kabupaten kotawaringin barat,Kalimantan tengah.Mamalia laut yang langka ini hidup di perairan Teluk Kumai,hidup di daerah perairan antara tanjung Puting dan Teluk Bogam,karena disini banyak padang lamun yang menjadi habitat laut bagi binatang diindugi ini.

Maka dari itu adanya kewajiban bagi masyarakat luas untuk menjaga habitat laut dari tangan-tangan org yang tidak bertanggung jawab,bukan hanya habitat Dugong saja yang terancam punah,tapi bagi habitat-habitat laut lainnya.

1 Comment »

  1. pepe Said:

    dugong???
    liat di sea word ancol yuk???!


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: