Author Archive

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

            A.  APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

Merupakan salah satu  web asosiasi  yang menangani segala hal mengenai Jasa Internet, didalanya menyediakan banyak informasi penting yang dapat di digunakan oleh semua masyarakat Indonesia. Selain itu APJII juga banyak mengadakan kegiatan bagi membernya seperti seminar dan OPM APJII.  Didalamnya lebih bnyak mengenai informasi kegiatan yang di adakan oleh APJII sendiri seperti di adakannya beberapa seminar baru-baru ini tentang seminar internet, sumber daya, legaliatas dan keamanannya.

APJII sendiri memberikan layanan-layanan menguntungkan bagi anggota, diantaranya adalah:

  1. Koneksi IIX [Indonesia Internet Exchange].
  2. APJII –NIR [Alokasi IP Address dan AS Number]
  3. Penyelenggaraan komunikasi dan konsultasi diantara anggota, antara anggota dengan Pemerintah, antara anggota dengan asosiasi/organisasi semitra didalam dan diluar negeri, serta antara anggota dengan dunia usaha pada umumnya
  4. Penyediaan sumber-sumber informasi yang berkaitan dengan kebutuhan anggota
  5. Perlindungan kepentingan anggota, memberikan masukan kepada Pemerintah melalui departemen terkait mengenai berbagai masalah demi kepentingan anggota
  6. Penyelenggaraan Seminar dan Training

Diharapkan dengan  adanya program-program  seperti  ini kelak akan membantu dalam perkembangan dunia internet menjadi lebih baik. Agar terciptanya sumber daya mabnusia yang lebih baik pula.

           B.  Perkembangan  Internet (dari segi content)

Perkembangan content di dunia Internet semakin meningkat tiap harinya, berbagai jenis web menyediakan content-content baru untuk dapat menarik perhatian pengunjung bagi dunia maya. Dengan content orang dapat mecari segala jenis informasi yang dibutuhkan.

           C.  Penyediaan  Content  yang  Sehat

Menurut saya konten yang sehat adalah konten yang mempunyai kriteria positif seperti :

  1. Konten tersebut mampu memberikan manfaat bagi pengunjung internet
  2. Konten tersebut merupakan sumber informasi dan dapat dijadikan sebagai peluang bisnis yang tinggi.
  3. Kemudian yang terakhir adalah konten tersebut harus bersifat mendidik

            D.    Kaitan masalah diatas dgn UU  ITE

Kaitan maslah tersebut dengan di atas adalah  UU ITE it sendiri mampu menjadikan pengguna Internet agar dapat menjadikan orang-orang berkualitas yang mampu mencipatakan hak karya sendiri  tanpa merugikan orang lain.

            E.  ID CERT

Menurut yang say abaca, ID CERT  merupakan organisasi yang melakukan advokasi dan koordinasi penanganan insiden keamanan di Indonesia. ID CERT lebih banyak mengingatkan kita sebagai pelaku dunia maya agar lebih berhati-hati dan waspada dalam menggunakan internet. Hal ini dkarenakan makin banyaknya modus kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab demi keuntungan mereka. Tak jarang banyak orang tertipu melalui kejahatan internet tersebut. Oleh sebab itu ID CERT banyak memberikan informasi mengenai keamanan dalam penggunaan Internet.

            F.  ID NIC

Merupakan pusat informasi yang  berperan penting dalam mengelola informasi nasional,

Dalam beberapa Negara biasanya ada yang khusus focus pada pemberian alamat IP,pendaftaran dan pengelolaan domain, ataupun informasi-informasi lainnya. ID NIC sendiri merupakan inisiatif yang didukung sepenuhnya oleh APJII.

 

Budidaya Belut

Belut emang salah satu makanan favoritku,biasanya tiap minggu aku nyari di pasar…selain rasanya yang enak,harganyapun lumayan mahal. Kemudian dari situ timbul keinginan untuk pelihara belut sendiri, pas aku cari di google aku nemuin artikel yang bagus (tehnikbudidayabelut.blogspot.com/). Namun karena untuk metode budidaya belut ini memerlukan waktu,tenaga dan biaya yang tidak sedikit, selain memang harus benar-benar focus dan serius maka untuk sementara aku harus menahan keinginan tersebut sampai waktu yang tepat. Bagi yang berminat silahkan baca artikel berikut :

BUDIDAYA BELUT

Metode terbaru kami untuk Budidaya Belut khususnya pembesaran adalah di “Air jernih (bersih / tanpa lumpur)”. Metode ini sudah dicoba di beberapa petani yaitu Pati, Kudus, Semarang, Boyolali, Klaten dan Subang. Hasilnya sangat menakjubkan dalam kurun waktu 1 1/2 – 2 bulan pembesarannya sudah seukuran jari manis dan telunjuk tangan orang dewasa dengan pakan 100% cacing.
Namun kita “tetap” menggunakan media lumpur dengan metode khusus untuk melakukan proses pembenihannya.

KASUS-KASUS YANG TERJADI (MEDIA LUMPUR) YANG HARUS DICERMATI:

  1. Media lumpurnya memadat.
  2. Jerami dan gedebok pisang tidak membusuk / hancur.
  3. Media tidak keluar cacing Lor sawah sebagai cadangan pakan dalam kolam.
  4. Tanam benih 4 bulan, setelah di panen tidak ada sama sekali (mati semua).
  5. Tanam benih 4 bulan, hasil panen yang besar beberapa ekor saja, yang lainnya kecil semua.
  6. Tanam benih 4 bulan, hasil panen yang besar beberapa ekor saja, yang lainnya tidak ada (habis).
  7. Tanam benih 4 bulan, hasil panen ” tetap” ukuran belutnya ( tidak bisa besar semua ).

Setelah meneliti dan mengunjungi hampir 75 orang petani belut dan menjalankan percobaan serta penelitian selama hampir 2 tahun pada beberapa media (media lumpur, media gedebok busuk + air, dan media air bersih 100 %) dan beberapa jenis belut serta berkeliling menemui para Ketua Kelompok Tani Belut dan petaninya di daerah Pati (Bpk. Dodik), Demak (Bpk. Pujiwanto dan Bpk .Sukamto), Mranggen (Bpk. Abdul Hadi) Semarang, Sragen (Bpk. Ari Sujono), Kendal (Bpk. Nuh ), Jepara (Bpk. Fuad), Kudus (bpk. Hasan), Batang (Bpk Karjo), Pekalongan (Bpk Hadi), Tegal ( Bpk Primulyono), Indramayu (Bpk. Kasim), Bandung (Ibu Leny Huang) dan Kuningan Jawa Barat (Bpk. Wican) serta informasi dari beberapa orang “penyedek belut” dari daerah Ungaran dan Gunung Pati Jawa Tengah.

Akhirnya kami menganalisa dan menyimpulkan Kunci-kunci Pokok yang harus dipenuhi untuk Keberhasilan Membenihkan belut atau yang mau memulai usaha budidaya ini Khususnya metode Pembenihan di media Lumpur yaitu :

  1. Harus Mengetahui benar-benar “Penjual bibit yang tidak bermasalah !”
  2. Bisa memilih “bibit belut yang benar” (bisa besar setelah dibudidayakan)
  3. Bisa memililh bibit yang “benar-benar sehat”
  4. Bisa “menyehatkan bibit belut di kolam karantina” setelah perjalanan / transportasi
  5. Bisa “mengadaptasikan suasana di alam” setelah benih masuk media
  6. Bisa membuat “benih belut mau makan” setelah ditebar di media (kalau mau makan berarti benih belut bisa hidup)
  7. Bisa membuat “media yang tidak beracun / tidak panas / cocok untuk belut”
  8. Media budidaya harus bisa menumbuhkan “cacing lor sawah” setelah berjalannya waktu antara 3 minggu sampai 1 bulan setelah digenangi air
  9. Bisa memberi “makanan yang berprotein tinggi” dan “yang disukai belut” pada awal pertumbuhannya (pada bulan I)
  10. Mengetahui “teknik memberi makan yang tepat dengan protein yang seimbang dengan berat badannya” sehingga tidak mengakibatkan kanibalisme antar sesama belut pada bulan II sampai paneni
  11. Mengetahui “tehnik cara panen yang baik” agar belut tidak luka atau mudah mati setelah dipanen
  12. Sudah adanya pembeli yang menerima hasil panen dengan sistem pembayaran ditempat setelah ditimbang, dengan harga yang bagus.

Dan untuk memenuhi kebutuhan kuota ekspor, masih banyak dibutuhkan petani-petani yang harus dilatih membudidayakan belut mulai sekarang dengan standar ekspor (sesuai dengan HACCP Budidaya)—>(Cara Budidaya Ikan Yang Baik)

PELUANG USAHA DAN INVESTASI YANG SANGAT DIHARAPKAN OLEH PETANI BELUT

  1. Dibuatnya “PROBIOTIK” khusus belut untuk efisiensi pakan dan probiotik untuk menekan amoniak dalam media budidaya.
  2. Dibutuhkannya “PUPUK ORGANIK” yang bisa menumbuhkan dan melipatgandakan jumlah cacing lor sawah yang ada di media lumpur budidaya.
  3. Terbentuknya “PENYULUH PERIKANAN” (PPL) khusus budidaya belut baik dari pemerintah maupun swasta sebagai pendamping petani dalam melaksanakan budidaya.
  4. Pabrik “ABON BELUT” skala rumah tangga.
  5. Pabrik “DENDENG BELUT” skala rumah tangga.
  6. Pabrik “KRUPUK BELUT” skala rumah tangga.
  7. Budidaya cacing “Lumbricus atau Tiger Australia” sebagai rekanan atau pemasok bibit cacing kepada petani belut.
  8. Pemancingan “KHUSUS” belut termasuk restorannya yang menyajikan menu aneka masakan belut.

Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)

Pasal 46

Pasal 46 dari undang-undang ITE ini membahas tentang hukuman bagi orang-orang yang melanggar kebijakan tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Didalamnya terdapat jenis hukuman yang terdiri dari 3 ayat.Masing-masing ayat berbeda ketentuan dan hukumnanya.

Seperti misalanya ayat satu dijelaskan mengenai orang-orang yang melawan hukum dan mengakses informasi Komputer dari orang lain baik itu disengaja ataupun tidak. Jika pelanggaran ini dilakukan maka orang tersebut akan dikenai hukuman 6 tahun penjara atau dikenai denda uang paling sedikit Rp.6.000.000 (enaam juta rupiah).

Pada ayat 2 sebenarnya sama dengan pasal 1, hanya bedanya pada ayat ini selain mengakses, orang tersebut juga bertujuan memperoleh informasi elektronik ataupun dokumen elektronik. Jika hal ini dailakukan maka orang tersebut akan dikenai hukuman penjara selama 7 tahun atau denda uang paling sedikit RP.7.000.000 (tujuh juta rupiah).

Kemudian yangterakhir adalah ayat 3, ayat 3 membahas tentang orang yang tanpa hak sudah mengakses komputer atau sistem elektronik milik orang lain  dengan cara apapun atau dengan menjebol sistem pengamanan, maka ia akan di jebloskan ke dalam penjara selam 8 tahun atau setara dengan denda uang minimal Rp. 8.000.000 (delapan juta rupiah).

Undang-undang ITE

Undang-undang ITE (Informasi Transaksi dan Elektronik) merupakan undang-undang yang di berlakukan untuk setiap orang agar yang bertujuan untuk menghormati hak-hak cipta milik orang lain, terutama bagi para pelaku dunia maya yang menggunakan jasa internet dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan mereka yang terbiasa dengan dunia internet dapat memperhatikan dengan sekasama isi dari undang-undang ini, dan mampu menjalankankannya agar kelak tidak terjadi kesalahan ataupun bersinggungan dengan hukum di kemudian hari.

Undang-undang yang dibuat pada tahun 2008 ini cukup menyita banyak orang khususnya pengguna jasa internet, banyak orang pro dan kontra dalam menyikapi undang-undang tersebut. Sebenarnya dari sisi lain undang-undang ITE ini sedikit membantu bagi pengguna internet terutama mereka yang menggunakan internet sebagai penopang hidup , sehingga hak yang seharusnya didapat dari penggunaan internet tidak dilanggar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Psalnya undang-undang ITE di anggap masih memiliki kekurangan sehingga perlu perbaikan. Bahkan ada salah satu pasal yang dianggap tidak kurang relevan dan tidak jelas dikarenakan adanya indikator dan batas pengikatnya terlalu abstrak dan tidak jelas.

Agar undang-undang ini berjalan dengan baik perlu adanya perbaikan pada beberapa pasal yang dianggap kurang tepat, selain itu banyaknya pengguna internet juga memungkinkan undang-undang ITE tidak dijalankan sebaik mungkin. Kedapannya diharapkan undang-undang ini dapat lebih bermanfaat dan membantu para pengguna internet untuk lebih maju khususnya bagi perkembangan dunia elektronik itu sendri.

Work Breakdown Structure (WBS) Penulisan Ilmiah

Cara membuat WBS dengan contoh Penulisan Ilmiah (Aplikasi Inventory RMA)

Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), langkah-langkah yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi ini adalah :

1.   Membuat Struktur Navigasi

Disini ada 2 Struktur Navigasi yaitu SN untuk user dan SN untuk   admin. Struktur Navigasi ini digunakan untuk mempermudah pemahaman dari alur aplikasi.

a.  Struktur Navigasi untuk User

                 b.  Struktur Navigasi untuk Admin

2.  Pembuatan Flowchart pada Aplikasi

Pada flowchart ini terdapat 3 halaman penghubung yaitu halaman A, B, C, dan D.

  1. Halaman A : menampilkan halaman dari Home  pada aplikasi.
  2. Halaman B : menampilkan halaman dari menu In / Out Barang
  3. Halaman C : menampilkan halaman dari Data Asset
  4. Halaman D : menampilkan halaman dari Admin

 

3.  Setelah langkah 1 dan 2 selesai dibuat, kemudian langkah yang ketiga dalah pembuatan desain aplikasi yang didalamnya dijelaskan gambar-gambar rancangan dari aplikasi tersebut.

Jurnal Telematika

Prospek Telematika Indonesia

Fadlilatul Qodriah

10108738

4ka10

Pengembangan Sistem Informasi

 

Abstrak

Belakangan dunia selalu berkembang dengan cepat seolah-olah sudah melampaui akal pikiran manusia. Dengan telematika kehidupan semakin mudah, seperti dengan adanya berbagai produk seperti Blakberry, Iphone, dan lain sebagainya membuat kita menikmati hidup tak hanya sekedar meneruskan kehidupan.

Di bidang telematika seperti yang kita lihat sekarang banyak memberi suatu nilai yang baik dari segi manfaatnya, bahkan kita tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan tanpa adanya telematika.

 

Kata kunci : telematika

1.   Pendahuluan

Secara harfiah telematika dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan dunia internet. Telematika yang merupakan kata serapan dari bahasa perancis telematique yang berarti perpaduan sistem jarinan komunikasi dangan teknologi informasi.  Para praktisi mengatakan bahwa Telematics merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication.

Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics  juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghindarkan media komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah.
Menurut instruksi presiden RI no.6 tahun 2001 tentang kerangka kebijakan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia didapat pengertian telematika sebagai berikut : “……. Telekomunikasi, media dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika…”.

2.   Perkembangan dan Kemajuan Telematika

Perkembangan telematika di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya perusahaan BUMN telekomunikasi pertama di Indonesia yaitu Telkom dan POS Indonesia. Berdirinya jawatan Postel diawali dengan  pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg) yang kemudian karena untuk ekspansi bisnis jawatan tersebut di pecah menjadi dua yaitu Telkom dan Pos Indonesia.

Dengan berjalannnya waktu Telkom mendirikan indosat untuk menyelenggarakan  bisnis telekomunikasi internasional yang pada akhirnya menjadi perusahaan yang dikuasai asing, dan telkomsel yang diprioritaskan untuk menjalankan dunia telekomunikasi seluler.

Sekarang banyak perusahaan yang bergerak di bidang telematika baik itu milik nasional atau asing yang member kontribusi dalam menggerakkan dan mengembangkan dunia telematika di Indonesia. Belakangan telematika tidak hanya mencakup telekomunikasi dan informatika tetapi juga merupakan sesuatu cakupan yang lebih luas lagi dengan bertambahnya bidang multimedia, telemedika, biometika, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh nyata penggunaan telematika oleh pemerintah adalah sering digunakan teknologi teleconference sebagai media komunukasi presiden dengan gubernur-gubernur dari seluruh pelosok Indonesia.

Dan belakangan ini juga sedang bergaungnya proyek besar Kementrian Dalam Negri yang berhubungan dengan telematika e-KTP.  Dengan adanya e-KTP memungkin adanya integritas dan ID tunggal warga Negara yang dapat digunakan dalam berbagai hal, penggunaan teknologi ini membuktikan bahwa pemerintah tanggap akan kemajuan teknologi telematika. Tak hanya itu dengan dalih sebagai upaya keterbukaan informasi public  juga e-government juga diluncurkan, semuanya itu dikembangkan pemerintah bersama para ahli ICT yang merupakan dampak dari kemajuan telematika.

Selain itu E-government juga dihadirkan oleh pakar telematika dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi
Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.

E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

3.    Contoh-contoh aplikasi telamatika

Dalam hal komersil atau pun perdagangan, telematika menghadirkan konsep e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM, bahkan membeli pulsa.

Contoh lain Ragam bentuk dari telematika yang sering kita pakai di dunia perkuliahan adalah e-learning. Universitas Gunadarma yang merupakan Universitas IT terkemuka di Jakarta pun juga tidak ketinggalan dengan menghadirkan media e-Learning. Setiap mahasiswa diberi kemudahan dalam mengikuti perkuliahan jarak jauh mata kuliah tertentu tanpa harus on-site di kampus.

4.    Teknologi Telematika

Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan dosen dengan mahasiswanya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, melihat daftar dosen, dapat dilakukan.
Peranan web kampus termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web..
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

 

Penutup

Bangsa Indonesia berusaha untuk mengembangkan telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi serta didukung dengan semakin majunya pendidikan di Indonesia.
Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, untuk lebih menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya. Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika yang sebagai penanggungjawab di dunia telematika Indonesia selalu mengupdate dengan mengeluarkan kebijakan dan perundang-undangan yang berpihak untuk kepentingan rakyat dan kemajuan telematika.

Sehingga Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

 

Daftar Pustaka

[1]  http://e-majalah.com/0508sucipto.html

[2]  http://imammulya21.wordpress.com/2009/11/17/teknologi-telematika/

[3]  http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika

[4]  http://duniatelekomunikasi.wordpress.com/category/teknologi-telekomunikasi/

Bahasa Sebagai Alat Kontrol Sosial

Sebagai alat control social, bahasa sangat efektif. Kontrol social ini dapat dirterapkan pada diri sendiri atau masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran dan buku-buku intruksi adalah salah satu contoh penggunaan bahasa sebagai alat control social.

Ceramah agama atau dakwah merupakan contoh penggunaan bahasa sebagai alat control social. Lebih jauh lagi, orasi ilmiah atau merupakan alat control social. Kita juga seering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show ) di televise atau radio. Iklan layanan Masyarakat atau layanan social merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh pandangan baru, sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Disamping itu. Kita belajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lain mengenai suatu hal.’

Sumber : Tri Wahyu R.N , Universitas Gunadarma

Benarkan Bahasa Mempengaruhi Perilaku manusia?

Menurut Sabriani (1963), mempertanyakan apakan bahasa mempengaruhi perilaku manusia atau tidak? Sebenarnya ada variabel  lain yang berada di antara variabel bahasasa dan perilaku. Variabel tersebut adalah variabel Realita. Jika hal ini benar maka terbukalah peluang bahwa belum tentu bahasa yang mempengaruhi perilaku manusia, bisa jadi realita atau keduanya.

Kehadiran realita dan hubungannya dengan variabel lain, yakni bahasa dan perilaku perlu dibuktikan kebenarannya. Selain itu perlu juga dicermati bahwa istilah perilaku menyiratkan penutur. Istilah perilku merujuk ke perilaku penutur bahasa, yang dalam artian komunikasi mencakup pendengar, pembaca, pembicara, dan penulis.

Sumber : Tri Wahyu R.N , Universitas Gunadarma

Bento

Aku baru tahu “bento” saat sedang  mencari info gambar untuk membuat bekal menjadi menarik. Pada dasarnya aku suka bawa bekal makanan kemanapun, selain lebih sehat dan praktis juga dapat lebih menghemat pengeluaran ketika di luar. Nah saat googling inilah saya menemukan kata “bento”, karena penasaran saya langsung cari informasi tentang bento ini.

Jadi bento ini ternyata berasal dari jepang, istilah bento ini juga diambil dari bahasa jepang untuk sebuah sebutan “Makanan (bekal) dalam Kemasan yang  Praktis”. Isi dari bento biasanya terdiri dari nasi, lauk pauk dan sayuran yang semuanya di tata dengan rapi agar terlihat lebih menarik.

Bento sudah ada sejak zaman Kamakura (1185 – 1333). Saat itu masyarakat jepang masih mengenal hoshii-ii atau nasi kering. Hoshii-ii ini bisa dimakan tanpa apa2, atau dengan merebusnya dulu dengan air. Biasanya hoshii-ii di bawa di dalam kantong-kantong kecil saat bepergian. Tapi seiring berkembangnya zaman, bento jadi lebih berkembang dan banyak disukai oleh masyarakat jepang bahkan sampai ke Indonesia.

Ikan Aligator

Dirumah, saya pelihara ikan alligator, temen2 yang maen k rumah biasanya pasti nanya “Ikan apaan tu di??bentuknya aneh…”. Ikan aligator  atau yang mempunyai nama latin Lepisus Peus ini biasa ditemukan di amerika Latin. Bentuknya panjang dan mulutnya mirip dengan alligator darat, beratnya bisa mencapai 70 kg, tapi ikan alligator yang ada di rumah saya masih berukuran kecil. Ikan ini adalah pemakan daging, makanannya adalah ikan-ikan kecil, dalam seminggu biasanya saya harus memberi makan sebanyak 1x, sekali beli biasanya Rp.15.000-Rp.20.000 untuk satu minggu, tapi terkadang ikan ini bisa makan seminggu 2x . Kalau di itung2 biaya ikan ini sama untuk creambat saya tiap minggu,hehehe……

Namun sayangnya selain bentuknya yang unik, ikan aligator juga ternyata dapat menyebabkan gatal-gatal dan  kejang, untuk itu jika anda memelihara ikan ini juga sebaiknya harus di letakkan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. Ikan alligator termasuk ikan yang gampang stress, biaasanya ikan ini stress kalau air dalam aquarium sudah berubah warna menjadi keruh, sebaiknya cepat ganti air dengan yang baru. Selain ikan ini juga bisa stress kalau diganggu, makanya selain menghindarkan anak-anak dari efek bersentuhan dengan ikan, ikanpun akan terhindar dari gangguan anak-anak yang suka iseng.

« Previous entries
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.